Pola Asuh Ini Bikin Anak Punya Banyak Teman

Pola Asuh Ini Bikin Anak Punya Banyak Teman

Editor    : Gisela Niken

Tanggal : Kamis, 19 Mei 2016

Berbagi :

Tabloid-Nakita.com – Keterampilan sosial menjadi hal yang penting bagi anak usia prasekolah. Sebelum masuk ke dalam lingkungan sosial di sekolah, Mama perlu membuat si kecil mampu bersosialisasi. Pola asuh juga memengaruhi bagaimana ia berada di lingkungan sosialnya. Berikut beberapa hal yang bisa Mama lakukan agar anak punya banyak teman.

Baca juga: Ingin disenangi teman? Ajarkan anak empati 

1.Tidak memaksa anak
Tidak setiap anak memiliki kepribadian yang mudah bergaul. Pengaruh lingkungan sekitar bisa jadi membuatnya menjadi anak yang pemalu. Untuk itu, Mama jangan memaksa anak untuk berinteraksi langsung dengan orang. Langkah kecil dan lembut sangat penting untuk mendorong interaksi sosial. Selain itu, biarkan anak menemukan sendiri bagaimana bahagianya punya teman sebaya.

2.Menjadi contoh
Pola asuh yang tepat jika anak mampu bersosialisasi adalah menjadi contoh yang baik bagi anak. Hal tersebut bisa Mama lakukan dengan ramah dengan orang sekitar. Hal ini akan menjadi pengalaman yang berharga untuk anak. Mama juga perlu mengajak beberapa temannya untuk datang ke rumah. Ketika mendapatkan pengalaman tersebut, anak akan dengan mudah melakukannya kembali. Berikan waktu yang cukup lama untuk anak merasakan interaksi sosial.

Baca juga: Kapan anak mulai punya teman akrab?

3. Terbuka pada anak
Setelah mencoba bermain dengan teman, cobalah meminta si kecil merasakan apa yang ia rasakan. Jangan kaget kalau anak belum menemukan serunya memiliki teman. Mama bisa mengajak anak dengan usia yang lebih tua sebab akan jauh lebih mudah memahami dan berinteraksi. Mama juga perlu membekali anak dengan aneka permainan sederhana yang nantinya bisa digunakan untuk bermain dengan teman sebaya.

4. Harus ikut terlibat
Mendapatkan pengalaman dan keterampilan sosial bukanlah hal yang udah. Usahakan Mama berada di sekitarnya ketika bermain sehingga memahami apa yang menjadi masalah bagi si kecil. Jika ada konflik, Mama juga harus memposisikan diri sebagai anak. Jangan samakan Mama dengan si kecil. Jangan pula menganggap remeh masalah yang dialami anak. Tidak perlu langsung menyalahkan pihak lain sebab hal itu akan menjadi contoh bagi anak.

Baca juga: Anak tak mau didekati teman

Cara agar anak punya banyak teman memang tidak mudah bagi sebagian anak. Mama harus terus mendampingi si kecil sampai akhirnya ia mampu berinteraksi dengan teman sebaya. Anak pemalu sekalipun bisa mendapatkan banyak teman asal terbiasa dan sudah terlatih menyelesaikan aneka masalah sosial yang muncul. 

(Niken/Baby Center) 

PENULIS

Gisela Niken