Anak bisa mulai diajarkan tidur sendiri sebelum mulai sekolah.

Kapan Anak Bisa Mulai Tidur Sendiri di Kamarnya?

Editor    : Dini Felicitas

Tanggal : Kamis, 20 Oktober 2016

Berbagi :

Tabloid-Nakita.com - Mengajarkan anak untuk tidur sendiri di kamarnya merupakan tantangan besar bagi orangtua. Umumnya, papa mama akan tidur bersama anak sampai sekitar kelas 4 atau 5 SD. Saat itu, anak laki-laki biasanya mulai merasa malu jika masih tidur bersama orangtua. Apalagi jika kemudian ada adik-adiknya. Anak akan merasa privasinya mulai berkurang.

Baca: Jangan Bangun dari Tidur Siang Kesorean

Padahal, membiarkan anak tidur sendiri sebenarnya bukan hanya karena alasan tersebut. Anak perlu didorong untuk tidur sendiri sehingga mereka menjadi mandiri dan percaya diri. Jadi, anak harus mulai tidur sendiri sebelum usia tersebut. Idealnya, kapan anak bisa mulai tidur sendiri?

Menurut Margot Sunderland, direktur pendidikan di Centre for Child Mental Health di London, menyarankan orangtua untuk membiarkan anak tidur bersama mereka hingga usia 5 tahun. Tidur bersama orangtua, atau co-sleeping, membuat anak tumbuh menjadi orang yang tenang dan sehat. Kesimpulannya ini dirangkum dalam buku The Science of Parenting, setelah menganalisa 800 studi ilmiah.

Baca: Biasakan Anak Tidur Lebih Cepat

Menurutnya, anak seharusnya tidak dibiarkan tidur sendiri ketika usianya masih beberapa minggu atau bulan (praktik yang umum dilakukan di negara-negara Barat). Sebab, memisahkan anak dari orangtuanya sebelum waktunya akan meningkatkan hormon stres seperti kortisol. Dalam suatu studi neurologi pada tahun 2003 disebutkan, bayi yang dipisahkan dari orangtuanya akan mengalami aktivitas otak yang serupa dengan sakit secara fisik.

Ia juga menyinggung masalah tabu jika anak masih tidur bersama orangtuanya. Namun studi dari seluruh dunia menunjukkan bahwa kecemasan saat harus berpisah dari orangtua akan terjadi hingga usia 5 tahun, yang kemudian dapat memengaruhi hidup mereka selanjutnya.

Baca: Kecapekan Main Bikin Anak Rewel Menjelang Tidur

Selain itu, anak juga akan cenderung menolak tidur sendiri ketika melihat kedua orangtuanya tidur bersama. Ia pasti ingin ikut tidur bersama Papa Mama. Setelah itu, anak bisa mulai diajarkan untuk tidur sendiri perlahan-lahan mulai usia batita. Mama bisa memindahkan anak di kamarnya sendiri setelah ia tertidur, dan menemaninya ketika ia terbangun untuk buang air kecil atau minum. Tetapi sesekali Mama bisa membiarkan anak mencoba menenangkan diri sendiri selama ia tidak menangis.

Di usia 5 tahun, diharapkan anak sudah bisa tidur sendiri di kamarnya tanpa gangguan.

Sumber : the sunday times,india parenting

PENULIS

Dini Felicitas

Confident is silent. Insecurities are loud.