Cegah anak susah makan sayur dengan cara mudah berikut ini.

Cegah Anak Susah Makan Sayur dengan Kebiasaan Ini

Editor    : Heni Wiradimaja

Tanggal : Rabu, 15 Februari 2017

Berbagi :

 

Nakita.id – Anak susah makan sayur jadi kesulitan atau tantangan banyak Ibu. Sudah sering Ibu mendengar anak menolak saat diberikan sayuran. Untuk itu, ada beberapa trik yang perlu Ibu lakukan sejak usia dini, agar mencegah terjadinya anak susah makan sayur. Apa ya yang bisa Ibu lakukan?

1. Mengenalkan berbagai jenis makanan.

Anak yang mau makan sayur biasanya sudah terbiasa untuk mengonsumsi berbagai jenis sayuran. Kebiasaa ini ternyata dimulai sejak usia bayi, baik dalam bentuk MPASI lumat dan bubur ataupun makanan yang bisa digenggam bayi (finger food). “Pada usia tiga tahun, anak umumnya menjadi picky eater. Namun, hal ini akan terhindarkan jika anak sudah mengenal rasa itu sejak bayi,” ujar ahli gizi, Rita Ramayulis, DCN, MKes. Pengenalan rasa yang beragam akan membuat anak juga makan dengan mudah.

Baca juga: 5 hal yang membuat anak tidak mau makan sayur

2. Orangtua menjadi contoh.

Perilaku orangtua merupakan contoh yang mudah dilihat oleh anak. Ibu perlu terlibat dalam pemberian sayur. Misalnya saat ada sayur di meja, Ibu bisa menjelaskan mengenai sayuran tersebut dan manfaatnya. Apalagi, jika anak melihat bahwa Ibunya juga ikut menyantapnya dengan lahap. Hal ini akan membuat anak dengan mudah terpancing rasa ingin tahunya dan ingin mengonsumsi makanan tersebut.

Baca juga: Trik sederhana agar anak suka makan sayur

3. Pilih-pilih sayur yang tepat.

Pemilihan sayuran juga penting dalam mencegah anak susah maan sayur. Ibu sebaiknya memilih sayuran yang tidak terlalu tua.Sayuran muda memiliki tekstur yang lebih lunak dan tidak terlalu berserat sehingga akan dengan mudah dicerna oleh anak. Jangan lupa untuk mencuci sayuran sebelum diolah. Pengolahan sayuran yang kreatif misalnya dicampur dengan makanan kesukaannya juga jadi trik agar anak tidak mudah menolak makan sayur.

4. Ajak anak terlibat.

Jangan anggap sayuran sebagai ancaman, misalnya kalau anak nakal diancam untuk makan sayur. Hal ini akan membuat anak merasa sayur adalah hal buruk dan berujung pada keengganan makan sayur. Cobalah untuk mengajak anak terlibat dalam proses makan sayur. Misalnya ajak si kecil membeli sayuran bersama dan memasaknya bersama. Selipkan informasi yang jelas seputar manfaat sayuran dan jelaskan pula rasa sayuran yang sebenarnya enak untuk disantap. Proses yang menyenangkan akan membuat si kecil merasa nyaman. 

Sumber :

PENULIS

Gisela Niken

Writer, singer and lover