7 Langkah Anak Ceria

7 Langkah Anak Ceria

Editor    : Ipoel

Tanggal : Selasa, 7 Agustus 2012

Berbagi :

Bila anak lebih banyak mengalami emosi yang kurang baik atau negatif dan hanya sedikit sekali mengalami emosi yang menyenangkan, maka kondisi ini dapat mendorongnya untuk memiliki watak yang kurang baik. Anak menjadi sulit berempati dengan orang lain, pemarah, mudah tersinggung, gelisah, merasa kurang aman, dan lain-lain. Semua itu dapat menghambat dirinya saat mengadakan hubungan emosional dengan orang lain.  Itulah mengapa, orangtua sebaiknya tidak membiarkan begitu saja kala sang buah hati sedang mengalami emosi negatif. Berikan perhatian dan lakukan aktivitas yang dapat mengembalikan keceriaan anak. Berikut di antaranya:

1. Bermain di luar ruangan

Ketika si prasekolah sedang murung atau sedih, cobalah ajak dia melakukan aktivitas di luar ruangan. Aktivitasnya sederhana saja, seperti berlari keliling taman, berlompat-lompat, bermain petak umpet atau aktivitas sederhana lainnya yang menyenangkan. Tak perlu lama-lama, cukup 5-10 menit. Pergantian suasana dari dalam ruangan ke luar ruangan (halaman) mampu memberikan banyak oksigen ke otak, sehingga dapat menimbulkan rasa nyaman dan aman, serta menghadirkan suasana gembira.

2. Siraman pengusir kesal

Permainan sederhana ini hanya untuk mengalihkan perhatian anak dari rasa kesal atau jengkelnya. Caranya, angkat anak yang sedang kesal, pindahkan ke ruangan lain, kemudian dudukkan di kursi yang sejajar dengan Anda. Setelah itu, sampaikan dengan lembut, Anda akan mengusir rasa kesalnya dengan menggunakan mesin otomatis seperti mesin pencuci mobil. Caranya, cukup dengan menekan tombol di dadanya. Setelah tombol ditekan akan terdengar suara gemuruh mesin pencuci rasa kesal. Selanjutnya, berikan aba-aba, dalam hitungan ketiga, tombol akan ditekan.

Sebaiknya setelah selesai hitungan ketiga, tombol di dada langsung ditekan, kemudian angkatlah badan si kecil sambil diajak berlari berputar keliling ruangan dan perdengarkan suara gemuruh. Katakan, inilah mesin pencuci rasa kesal. Lakukan 2-3 menit, kemudian letakkan si prasekolah di lantai sambil dikelitik hingga tertawa. Niscaya si prasekolah akan menjadi gembira.

3. Hentikan, kerjakan dan, dengarkan

Ketika anak sedang berteriak menangis, segera hentikan aktivitas yang sedang Anda lakukan. Dekati si buah hati dan tanyakan apa yang menyebabkan dirinya menangis. Bila si buah hati tak mampu mengungkapkan penyebabnya, jangan paksakan. Berikan saja pelukan. Perhatian dan pelukan yang hangat mampu menenangkan si prasekolah. Ajak dia bermain bersama dan yakinkan dirinya bahwa kehadiran Anda hanya untuk dirinya.

4. Kupu-kupu sosial

Beberapa anak merasa senang bila berada di antara orang banyak yang dikenalnya, seperti, di antara teman-teman atau sanak saudara. Bertemu dan bermain bersama orang-orang yang dikenalnya akan mampu menumbuhkan rasa bahagia dalam dirinya. Memang, ini tidak berlaku pada semua anak. Umumnya, hanya dilakukan anak-anak dengan kemampuan interpersonal saja. Jadi, bila si prasekolah memiliki karakter seperti ini, langkah yang paling tepat untuk mengusir kesedihannya adalah dengan mengajaknya bersosialisasi pada kelompok tertentu yang sudah dikenalnya.

5. Tiupan pengusir marah

Ajak anak berdiri dan sampaikan, kita bisa membuang amarah yang sedang dirasakan. Angkat tangannya, lalu minta ia meniupkan rasa marahnya keluar dari dalam dirinya seperti sedang meniup balon. Lakukan 2-3 kali hingga perhatiannya benar-benar teralihkan. Anak pun tidak lagi terpusat pada amarah yang sedang dirasakan. Ketika meniup amarah yang dirasakan, katakan padanya, semakin banyak tiupan maka semakin banyak amarah yang dibuang.

6. Robek-robek kertas

Ambilkan kertas bekas warna-warni, katakan padanya, kertas warna-warni itu adalah rasa kesal yang sedang dirasakannya. Nah, untuk membuang rasa kesal itu, minta anak merobek-robek kertas-kertas tersebut. Selanjutnya, kumpulkan robekan kertas itu. Setelah itu, ajak anak untuk menaburkannya di taman. Ketika kertas warna-warni itu ditaburkan, teriaklah bersama-sama, “Pergilah jauh rasa kesalku…!”

7. Pizza istimewa

Ketika buah hati tampak murung, katakan, inilah saatnya untuk membuat pizza. Diawali dengan membuat adonan pizza yang diibaratkan dengan menggelitik dan meremas sayang tubuhnya. Kemudian, taburi adonan pepperoni, keju, dan tomat saus. Tentunya ini juga merupakan salah satu alasan untuk kembali menggelitiknya. Selanjutnya, angkat dia dan dudukkan sambil berteriak, “Yuk, memanggang dan rasa kesal pun menghilang.”

PENULIS

Ipoel